Menulis, Pilihan Hidup dan Panggilan Jiwa

Posted by arifah.suryaningsih on Oct 9, 2014 in RESENSI BUKU |

Resensi | Dimuat di: Harian Analisa, Rabu, 8 Oktober 2014

nulis

Judul : NULIS ITU “DIPRAKTEKIN”
Penulis : TIM WESFIX
Penerbit :
  1. Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo)
Tahun Terbit : Februari 2014
Halaman : 146 halaman
ISBN : 978-602-251-395-7

Banyak tulisan tentang menulis yang bisa kita temukan di berbagai macam buku strategi menulis, makalah-makalah seminar ataupun dari beberapa blog. Namun menulis bukan perkara mudah, bukan juga perkara penguasaan strategi semata. Diperlukan satu tekat yang kuat dan disiplin yang ketat untuk sesegera mungkin mempraktekkannya.

Tim Wesfix yang merupakan kumpulan beberapa penulis yang ingin mengajak pembaca untuk mengikuti jejak mereka dalam dunia kepenulisan. Melalui buku ini mereka memberikan berbagai macam solusi, strategi dan juga inspirasi bagi para penulis pemula ataupun calon penulis. Buku ini hadir dengan halaman full color dan gaya penyampaian yang serba visual, serta pembahasan yang singkat dan padat. Gaya penyampaiannya yang santai, didukung dengan layout yang menarik membuat buku setebal 146 halaman ini asyik dibaca.

Dijelaskan dalam pendahuluan buku ini, tentang apa yang dikatakan oleh pejuang revolusioner sekaligus penyair Jose Marti. Bahwa setiap orang seharusnya menanam sebatang pohon, memiliki anak, atau menulis sebuah buku. Ketiga hal tersebut akan melampaui batas usia kita, memastikan bahwa kita akan tetap dikenang. (Halaman viii)

Menulis diposisikan bukan sekedar sebagai salah satu dari sekian pilihan profesionalisme. Kegiatan menulis tentu saja lebih luas dari sekedar opsi mencari uang. Menulis merupakan pilihan hidup dan panggilan jiwa (the passion of your soul). Akhirnya menulis akan menjadi bagian dari aktualisasi diri, sebuah kebutuhan hidup yang paling tinggi dari Maslow.

Buku ini menawarkan sebuah perspektif baru mengenai rahasia sukses mengawali kegiatan menulis. Karena didesain menyerupai workbook, sehingga pembaca dapat menemukan petunjuk-petunjuk praktis di dalamnya dan juga berbagai macam tips serta kiat yang sangat menyenangkan untuk dilakukan. Selain itu terdapat juga kutipan-kutipan pada beberapa halaman yang akan memudahkan pembaca untuk mengingat suatu pokok pembahasan.

Sepuluh bagian yang ada dalam buku ini dapat dibaca mulai dari mana saja. Pembahasannya dibuat sedemikian rupa sehingga setiap poin tidak pernah dibahas melebihi 2 halaman. Hal ini memungkinkan pembaca mendapatkan esensi yang memadai secara ringkas dan tidak bertele-tele. Dukungan beberapa bagian lay out yang berupa bullet akan membuat pembaca juga tidak akan merasa cepat bosan.

Di akhir bagian buku, Tim Wesfix memberikan “bonus” tujuh macam checklist untuk pembaca yang benar-benar akan langsung praktek menulis. Checklist ini memudahkan dan memberikan rambu-rambu dalam menulis sekaligus sebagai penyemangat diri. Siapapun dapat mengkonsumsi buku ini jika memang tertarik untuk terjun ke dalam dunia tulis-menulis.

Reply

Copyright © 2017 fafa arifah's blog All rights reserved. Theme by Laptop Geek.