0

Mau dimuat di Kompas?

Posted by arifah.suryaningsih on Oct 21, 2014 in Tempat Curhat

Sharing | Sumber: Kompasiana.com

Artikel, merupakan pergulatan pemikiran dari seorang ahli atas masalah yang sedang berkembang di masyarakat. Harian KOMPAS, merasa perlu menyediakan ruang tersendiri guna menampung pergulatan pemikiran yang muncul di masyarakat, dan diharapkan bisa berdampak bagi yang lain. Maka, KOMPAS, menempatkan artikel sebagai intellectual exercise (asah intelektual). Rubrik artikel KOMPAS, bukan dimaksudkan untuk mencari nama, pun bukan dimaksudkan untuk (maaf) mencari uang. Maka artikel yang dimuat harian KOMPAS, diharapkan ditulis oleh ahlinya. Read more…

 
0

GURU MENUJU MASYARAKAT EKONOMI ASEAN

Posted by arifah.suryaningsih on Oct 11, 2014 in OPINI

Opini | Dimuat di: Kedaulatan Rakyat, Sabtu/11 Okt 2014

KR_11_okt2014_guruMenujuMEAEra Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 tinggal beberapa saat lagi. Bentuk Integrasi ekonomi ASEAN ini memaksa kesepuluh negara anggotanya untuk bergegas mempersiapkan segala potensi yang dimiliki agar dapat meningkatkan daya saing dengan negara-negara besar di sekitarnya. Pasar tunggal berbasis produksi yang sangat kompetitif ini tentunya menuntut terlahirnya sumber daya manusia yang kompeten serta profesional agar bisa bersaing dengan sumber daya manusia dari luar negeri.

Sektor pendidikan merupakan tulang punggung untuk dapat menjadi penghasil SDM yang berdaya saing. Hal ini tentu saja menuntut juga kualitas tenaga pendidik di dalamnya, agar bisa mencetak sumber daya manusia yang siap bersaing di era MEA tahun 2015. Secara jumlah kita tidak kekurangan guru. Dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya rasio antara jumlah guru dan siswa di Indonesia sudah mencapai 1:25. Sayangnya kita masih juga terjebak pada permasalahan pemerataan dan kualitas guru.

Mengubah ataupun memperbaiki tata kelola pendidikan perlu menjadi agenda yang mendesak untuk segera dilakukan pada pemerintahan yang baru. Sehingga ketika sistem pendidikan ini tertata dengan baik, maka guru dapat lebih berkonsentrasi kepada pemberian pelayanan yang terbaik kepada siswanya. Bagaimana setiap saat mereka dapat melakukan peningkatan profesionalismenya secara kolektif maupun mandiri.

Read more…

 
0

Menulis, Pilihan Hidup dan Panggilan Jiwa

Posted by arifah.suryaningsih on Oct 9, 2014 in RESENSI BUKU

Resensi | Dimuat di: Harian Analisa, Rabu, 8 Oktober 2014

nulis

Judul : NULIS ITU “DIPRAKTEKIN”
Penulis : TIM WESFIX
Penerbit :
  1. Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo)
Tahun Terbit : Februari 2014
Halaman : 146 halaman
ISBN : 978-602-251-395-7

Banyak tulisan tentang menulis yang bisa kita temukan di berbagai macam buku strategi menulis, makalah-makalah seminar ataupun dari beberapa blog. Namun menulis bukan perkara mudah, bukan juga perkara penguasaan strategi semata. Diperlukan satu tekat yang kuat dan disiplin yang ketat untuk sesegera mungkin mempraktekkannya.

Tim Wesfix yang merupakan kumpulan beberapa penulis yang ingin mengajak pembaca untuk mengikuti jejak mereka dalam dunia kepenulisan. Melalui buku ini mereka memberikan berbagai macam solusi, strategi dan juga inspirasi bagi para penulis pemula ataupun calon penulis. Buku ini hadir dengan halaman full color dan gaya penyampaian yang serba visual, serta pembahasan yang singkat dan padat. Gaya penyampaiannya yang santai, didukung dengan layout yang menarik membuat buku setebal 146 halaman ini asyik dibaca. Read more…

 
0

MENDAMBAKAN GENERASI TANPA ROKOK

Posted by arifah.suryaningsih on Oct 5, 2014 in OPINI

Dimuat di : Suara Karya, Senin 1 September 2014

generasi tanpa rokokKita patut berlega hati, bahwa mulai 24 Juni 2014 yang lalu, pemerintah mulai menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang penggantian peringatan tertulis di reklame dan bungkus rokok dengan peringatan dalam bentuk gambar. Peringatan tersebut berupa berbagai macam gambar kanker pada 40 persen penampang bungkus rokok. Ada lima gambar yang sudah dipilih untuk ditampilkan di bungkus rokok, yakni gambar kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker paru-paru, merokok membunuhmu, dan merokok dekat dengan anak berbahaya. Dengan dipampangkannya gambar-gambar penyakit yang mengerikan akibat merokok, paling tidak hal tersebut akan meminimalisir calon-calon perokok yang berasal dari kaum muda, atau bahkan anak-anak.

Semua ahli kesehatan termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah lama menyimpulkan, bahwa secara kesehatan, rokok banyak menimbulkan dampak negatif, lebih-lebih bagi anak dan masa depannya.  Rokok mengandung 4000 zat kimia dengan 200 jenis di antaranya bersifat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker), di mana bahan racun ini didapatkan pada asap utama maupun asap samping, misalnya karbon monoksida, benzopiren, dan amoniak. Kemudian, berdasarkan laporan WHO pada 1999, sekitar 250 juta anak di dunia akan meninggal karena tembakau bila konsumsinya tidak dihentikan. Sedangkan di Indonesia, menurut data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), ada 21 juta anak merokok per tahunnya dan jumlah tersebut terus meningkat. Read more…

Copyright © 2017 fafa arifah's blog All rights reserved. Theme by Laptop Geek.