0

POLITISASI GURU

Posted by arifah.suryaningsih on Mar 10, 2014 in RESENSI BUKU

Resensi | Dimuat di Kedaulatan Rakyat, 9 Maret 2014

 


Judul

:

GURU DALAM PUSARAN KEKUASAAN

Penulis

:

Dr. Arif Rohman, M. Si

Penerbit

:

CV.  Aswaja Pressindo

Tahun Terbit

:

November 2013

Halaman

:

 229 Halaman

ISBN

:

978 602 7762 96 1

 

Secara historis catatan sejarah perjuangan yang ditorehkan guru di Indonesia amat mengagumkan. Sehingga guru merupakan profesi yang teramat penting dan strategis yang dalam upaya memajukan peradaban manusia melalui pendidikan. Peran strategis guru inilah yang kemudian menjadi sasaran kaum penguasa daerah untuk menjadikan guru sebagai “alat” pelanggengan kekuasaannya.

Sejak masa perjuangan kemerdekaan cerminan relasi guru dengan masyarakat mempunyai peranan yang sangat besar. Sehingga guru menjadi bagian tak terpisahkan dalam interaksi antar kelompok dalam masyarakat. Akibatnya, guru sering berkolaborasi aktif mempengaruhi masyarakat untuk memahami masalah-masalah kemasyarakatan dan mencari solusinya. (Hal – 5)

Namun sayangnya banyak terjadi praktek jaringan birokrasi pendidikan yang distortif, yang menyebabkan fenomena “state for itself” atau pembenaran dari untuk diri sendiri. Sehingga upaya pemecahan problem pendidikan belum dapat dilakukan secara komprehensif. Banyaknya kendala tersebut karena adanya keberagaman kapasitas intelektual para birokrat pelaksana disertai kondisi geografis dan kultur yang sangat beragam.

Buku setebal 229 halaman  ini merupakan karya penelitian disertasi yang dilatar belakangi oleh kegalauan penulis atas nasib guru yang menurut sudut pandangnya, guru adalah sosok yang hampir selalu menjadi obyek dan pelengkap penderita dari tindakan elit penguasa dominan. Meski kesejahteraan guru sudah beranjak lebih baik, namun ketertindasan guru relatif belum sirna.

Diakhir buku ini, penulis menyimpulkan bahwa memang terdapat politik dominasi oleh penguasa daerah terhadap otonomi guru yang lebih dikenal dengan politisasi guru baik secara tersurat maupun secara tersirat untuk meraih kepentingan politik. Praktek tersebut merupakan wujud dari political relation yang menjelma menjadi political bargaining dengan berujung pada power sharing.(Hal -203).

Buku ini tepat dibaca oleh para birokrat dan juga guru sendiri. Sehingga kebijakan yang di hasilkan akan lebih objektif dan fair, bukan semata mengutamakan kepentingan politis. Bagi guru mereka akan bisa lebih memahami otoritas yang dimilikinya sebagai pengajar.

Diresensi – Oleh: Arifah Suryaningsih, Guru SMK 2 Sewon – Alumni MM UGM

Copyright © 2017 fafa arifah's blog All rights reserved. Theme by Laptop Geek.